Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Alat Berat Diterjunkan Cari Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Irfan Maulana , Jurnalis-Minggu, 05 Maret 2023 |11:57 WIB
Alat Berat Diterjunkan Cari Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Ilustrasi (Foto : Antara)
A
A
A

JAKARTA - Polda Metro Jaya (PMJ) menerjunkan alat berat untuk upaya pencarian korban kebakaran Depo Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara yang kemungkinan tertimpa puing-puing, Minggu, (5/5/2023).

"Alat berat sehingga nantinya apakah indikasi yang dilakukan pelayanan melalui K9 untuk menemukan korban, ini bisa diatasi dengan alat berat," ucapnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Dia mengatakan, pada peristiwa yang terjadi pada Jumat 3 Maret 2023, mengakibatkan puing-puing tebal sehingga membutuhkan alat berat untuk evakuasi. Pihaknya juga menerjunkan pasukan untuk upaya evakuasi.

"Polri, Polra Metro Jaya, sejak pascakejadian sampai saat ini kita libatkan 4 SSK untuk pengamanan, pelayanan dan proses evakuasi termasuk mungkin akan ada pembersihan bersama dengan stake holder lainnya," jelasnya.

Dia mengatakan, 4 SSK ini terdiri dari 2 SSK Brimob, 1 SSK Samapta dan 1 SSK Polair.

"Kemarin juga PMJ melibatkan K9 dari Direktorat Samapta PMJ, kemarin sore, K9 ini tugasnya adalah melayani untuk korban yang mungkin masih ada," ucapnya.

Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 297 warga terdampak kebakaran yang masih mengungsi.

Tim Gabungan TNI-Polri terus melakukan proses evakuasi terhadap korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara dengan menerjunkan 5 anjing pelacak. Tercatat, hingga saat ini 19 orang meninggal dan 49 luka-luka.

"Jadi ditemukan tadi sama tim dari Brimob K9 dia bawa lima anjing pelacak maka ditemukanlah jenazah itu," ujar Penanggung Jawab Piket Koramil 01 Koja, Serda Warno kepada wartawan.

Ia juga mengatakan untuk korban luka-luka sendiri terdapat 49 orang dan yang masih dalam pencarian sekitar tiga orang.

"Jadi korban yang meninggal itu semalam 15, lalu bertambah jadi 17, lalu jenazah yang ditemukan hari ini jumlahnya 19. Luka-luka 49 kemudian yang hilang ada 3 orang, sekarang masih pendataan," jelasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement