JAKARTA - Sebanyak 13 korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara yang dirawat Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dirawat di ruang ICU. Pasien tersebut mengalami kesulitan bernapas karena menghirup asap tebal saat kebakaran.
Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Theryoto, dari 24 pasien yang masih dirawat di RSPP, terdapat 13 pasien yang dirawat di ICU. Mereka yang masuk ICU mengalami pengendapan asap di paru-parunya.
"Seperti kita tahu bahwa luka bakar akibat asap kemarin sehingga kondisi saluran napasnya itu terkena asap, ini yang sedang kita atasi agar tidak terjadi masalah masalah medis karena asap tersebut," ujar Theryoto di RSPP, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2023).
Adapun 11 pasien yang dirawat di ruangan non ICU sedang menjalani perawatan yang berfokus terhadap luka bakarnya. "Kasus untuk non ICU itu fokus kami adalah di dalam perawatan lukanya agar tidak terjadi infeksi," katanya.
Theryoto mengatakan, untuk pasien ICU sedangan ditidurkan atau dibius. Sedangkan pasien non ICU dalam kondisi sadar sepenuhnya.
"Kalau untuk yang di ICU istilahnya semuanya kita tidurkan semua karena memang prosedur di dalam medis itu agar yang bersangkutan itu istilahnya bisa mempercepat pemulihan," ujarnya.
"Untuk non ICU semuanya sadar penuh," sambung Theryoto.
BACA JUGA:Proses Pencarian Korban, Polisi Tutup Akses ke Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Theryoto mengungkapkan, dari pasien yang dirawat ada satu orang pasien laki-laki yang dinyatakan meninggal saat menjalani proses perawatan. Pasien tersebut laki-laki dengan luka bakar 95 persen.
Untuk saat ini, yang dirawat di RSPP ada 24 pasien korban kebakaran. "Saat ini, kami masih merawat 24 pasien, jadi kami istilahnya sudah berusaha semaksimal mungkin cuman tadi pagi jam 02.30 WIB ada satu pasien yang istilahnya kondisi klinisnya sangat berat sehingga tidak tertolong (meninggal dunia)," ujar Theryoto di RSPP, Jakarta Selatan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.