Dari hasil pertemuan itu, disepakati pemilik usaha diizinkan mengecek masuk, sebab secara keamanan dipastikan telah dicek oleh BPBD, pemadam kebakaran, serta selesainya pemeriksaan oleh tim Labfor Polda Jatim.
"Kita ketemu rapat di alun-alun. Pengambilan ini baru setengah jam, baru bisa masuk setengah jam yang lalu, tapi kayaknya tidak bisa masuk hari ini semua, yang untuk lantai 3 besok, kriterianya kayak toko emas dan yang punya brankas," ungkap Multazam, pemilik konter New Prima Cell.
Ia sendiri telah mengecek kondisi tokonya di lantai satu dan menyebut banyak yang terbakar. Pasalnya, handphone - handphone yang dijualnya banyak yang tersimpan di etalase dengan hanya diberi rolling door atau pintu besi untuk akses buka tutup tokonya.
"Kalau di lantai bawah lebih banyak nggak pakai brankas karena ada rolling. Saya nggak ada brankas, karena sudah ada rolling, di lantai satu," tukasnya.
(Arief Setyadi )