JAKARTA - Pemerintah diminta lebih proaktif dalam melindungi keamanan dan integritas data di sektor perbankan dari serangan digital siber. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPP Partai Perindo, Michael Victor Sianipar terkait adanya pencurian data nasabah salah satu bank swasta oleh LockBit, sebuah grup penjahat siber yang diduga berbasis di Rusia.
“UU PDP memang sudah disahkan, tapi jangan hanya menjadi kebijakan di atas kertas saja. Kita jangan puas hanya karena sudah punya payung hukumnya, sementara implementasi dan kesiapan perlindungan data masih jauh dari harapan,” kata Michael dalam keterangan tertulis, Rabu (17/5/23).
Michael -- yang merupakan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPP Partai Perindo itu -- juga mempertanyakan respon bank swasta tersebut yang terlalu defensif dan enggan mengakui adanya serangan siber.
Menurutnya, kesadaran akan serangan siber dan kemampuan untuk menghadapinya harus menjadi prioritas utama bagi institusi yang bertanggung jawab atas keamanan data konsumennya dan masyarakat.