JAKARTA - Kebakaran terjadi pada sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Raya Bekasi Timur Km 17, RT03/11, Jatinegara Kaum, Cakung, Jakarta Timur pada Kamis (22/6/2023) sore. Kebakaran dari api bensin eceran yang tercecer, mengakibatkan acara hajatan pernikahan di dekatnya bubar.
Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menjelaskan, kobaran api berasal dari bensin yang tercecer yang tanpa sadar tersulut oleh bara api rokok pegawai bengkel.
"Ada sepeda motor tengah mengisi bensin eceran di bengkel. Terjadi tumpahan bensin sehingga tercecer di bengkel, ketika motor dipindahkan tiba-tiba terjadi penyalaan karena ada salah satu mekanik sedang merokok dan terjadi penyalaan ke seluruh bagian bengkel lalu menyambar ke bangunan di sebelahnya yang terdapat tumpukan kayu," jelas Gatot di lokasi, Kamis (22/6/2023).
BACA JUGA:
Gatot mengungkapkan akibat kebakaran tersebut, empat unit sepeda motor yang berada di dalam bengkel ikut terbakar. Selain adanya kerugian bengkel dan sepeda motor yang terbakar, Gatot menuturkan pegawai bengkel mengalami luka bakar.
"Dua orang luka bakar 20% di bagian tangan dan muka lalu korban dibawa ke Puskesmas Jatinegara. Tetapi tidak ada korban jiwa sehingga terselamatkan yakni 10 jiwa," katanya.
Gatot mengatakan pihaknya menerjunkan 75 personel beserta 15 unit mobil pemadam kebakaran. Selama proses pemadaman, Gatot menuturkan tidak ada kendala.
"Proses pemadaman dilakukan sejak pukul 14.28 WIB. Pemadaman api berlangsung sekira satu jam. Kobaran api dinyatakan padam sekira pukul 15.25 WIB," katanya.
Selain kebakaran akibat bensin eceran ini menghanguskan bengkel penjualnya, terdapat sebuah acara hajatan pernikahan yang ikut terdampak. Acara hajatan pernikahan yang tengah berlangsung pun terpaksa dihentikan sehingga kedua mempelai pengantin diungsikan ke toko cat yang tidak jauh dari lokasi.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.