Seperti diketahui, Belanda telah bergulat dengan warisannya secara lebih terbuka dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Sabtu (1/7/2023), Raja Willem-Alexander secara resmi meminta maaf atas peran Belanda dalam perdagangan budak, dengan mengatakan dia merasa "secara pribadi dan intens" terpengaruh.
Negara ini menjadi kekuatan kolonial besar setelah abad ke-17, menguasai wilayah di seluruh dunia, dan pedagang budak Belanda memperdagangkan lebih dari 600.000 orang.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.