Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Cabuli 5 Murid, Guru Ngaji di Malang Ditangkap Polisi

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 27 Juli 2023 |08:16 WIB
Diduga Cabuli 5 Murid, Guru Ngaji di Malang Ditangkap Polisi
Guru ngaji di Malang diduga cabuli murid (Foto: Dok/Avirista M)
A
A
A

MALANG - Guru ngaji di Kabupaten Malang, Jawa Timur ditangkap polisi gegara diduga mencabuli lima murid perempuannya di Taman Pendidikan Alquran (TPA). Pria berinisial NA (41) warga Dusun Krajan, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Menurut Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik, kejadian bermula saat salah satu keluarga korban melapor ke Polres Malang, Senin 24 Juli 2023 lalu. Korban bercerita kepada orangtuanya ingin pindah tempat mengaji karena takut terhadap NA, guru mengaji di TPQ tempatnya menimba ilmu agama.

"Berdasarkan penuturan korban, NA kerap meraba-raba area sensitif usai kegiatan mengaji selesai," ucap Ahmad Taufik, dikonfirmasi pada Kamis pagi (27/7/2023).

Hal itu membuat korban takut dan trauma. Mendapat laporan tersebut, lantas membuat tim Unit Opsnal Reserse Kriminal Polres Malang bergerak cepat. NA pun mengamankan pelaku dan melakukan dilakukan pemeriksaan oleh Satreskrim Polres Malang.

Hasil penyelidikan kepolisian diakui NA, kerap melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap 5 anak perempuan berusia antara 9 hingga 17 tahun di TPQ tempatnya mengajar. Salah satu korban bahkan sudah diperdaya pelaku sejak tahun 2018 lalu.

"Salah satu korban bercerita kepada orangtuanya tidak mau mengaji di TPQ, setelah didesak akhirnya mengaku kalau pengasuh TPQ tersebut sering melakukan permuatan tidak senonoh terhadap korban," ujar Taufik.

Ironisnya, antara korban dan pelaku masih bertetangga karena seluruh korban berdomisili tak jauh dari tempat tinggal NA. Pelaku disebut Taufik, memperdaya korbannya dengan bujuk rayu harus menurut kepada guru ngaji agar mendapat pahala.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement