Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Sjahrir Bocorkan Jepang Kalah, tapi Soekarno-Hatta Tak Percaya

Solichan Arif , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2023 |11:21 WIB
Kisah Sjahrir Bocorkan Jepang Kalah, tapi Soekarno-Hatta Tak Percaya
Sutan Sjahrir (Foto : Istimewa)
A
A
A

Tak hanya itu. Sjahrir juga menyiapkan para pengikut klandestinnya (bawah tanah) di daerah. “Disiagakan untuk memproklamasikan sendiri kemerdekaan, apabila gagal di Jakarta”.

Dari berbagai sumber yang dihimpun, pada 15 Agustus 1945 di Cirebon, dr Soedarsono, pengikut Sjahrir sempat membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan yang sebelumnya disusun Sutan Sjahrir.

Sayangnya, teks bersejarah itu kemudian hilang tak berbekas. Situasi kacau yang dipicu sikap Soekarno- Hatta yang tidak percaya Jepang telah kalah dan memilih jalan kooperatif memicu peristiwa Rengasdengklok.

Para pemuda yang diprakarsai Sukarni, yakni pemuda revolusioner asal Blitar Jawa Timur yang juga kader Tan Malaka, menculik Soekarno dan Hatta. Keduanya dibawa ke Rengasdengklok untuk dipaksa memproklamasikan kemerdekaan di sebuah tempat yang steril dari kekuasaan Jepang.

Namun langkah radikal itu gagal. Proklamasi urung dikumandangkan, dan oleh Ahmad Subardjo, Bung Karno dan Bung Hatta dibawa kembali ke Jakarta. Sementara Sjahrir yang semula bergerak bersama Chaerul Saleh dan Sukarni, memutuskan menjauh.

Sjahrir khawatir langkah-langkah pemuda itu justru membawa kepada petualangan politik. Sejarah mencatat, teks Proklamasi Kemerdekaan kemudian disusun di rumah Laksamana Pertama Tadashi Maeda, yakni rekan kerja sekaligus teman baik Ahmad Subardjo.

Teks proklamasi disusun dan kemudian diketik oleh Sayuti Melik pada bulan ramadhan. Pada 17 Agustus 1945, yakni tepat pukul 10.00 Wib, Soekarno didampingi Hatta mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan RI di beranda rumah Jalan Pegangsaan Timur 56.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement