BEKASI - Satu pelajar tewas, dan satu patah tulang di Kabupaten Bekasi usai menabrak tembok pagar rumah kontrakan. Kecelakaan itu terjadi diduga keduanya hendak mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi.
"Saya lagi di dalam kontrakan, awalnya ada suara kaya nabrak tembok tepat depan kontrakan saya suaranya "jeder" aja gitu," kata Wina (40) penghuni kontrakan saat diwawancara, Senin (25/9/2023).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.10 WIB, Senin (25/9/2023) dini hari, di Jalan Cendrawasih, Kampung Cikarang, Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat kejadian, kata Wina, dua pelajar tersebut jatuh terkapar dan tak sadarkan diri.
"Pas saya keluar saya liat ada berdua orang jatuh langsung ngga berdaya sampe keluarin darah gitu, karena saya takut saya langsung bangunin suami," ucapnya.
Kapolsek Serang Baru AKP Josman Harianja membenarkan kejadian tersebut, kata Dia, sebelumnya, beredar di sosial media korban adalah tewas usai tawuran. Setelah mendapatkan laporan itu pihaknya langsung melakukan olah TKP.
Menurut keterangan dari sejumlah saksi, kata Dia, setelah dipastikan awalnya korban mengendarai sepeda motor dari arah Selatan menuju Utara melaju dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali.
"Jadi dia (korban) menabrak pagar pembatas rumah kontrakan yang mengakibatkan kedua korban mengalami luka benturan," ucapnya.