Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Kisah Mistis Gunung Semeru, dari Penunggu hingga Pendaki Asing

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 28 September 2023 |07:21 WIB
4 Kisah Mistis Gunung Semeru, dari Penunggu hingga Pendaki Asing
4 Kisah mistis Gunung Semeru. (Dok Okezone)
A
A
A

3. Mendaki Bersama Pendaki Asing

Kisah ini dialami oleh sekelompok tim pendaki berjumlah lima orang yang mendaki gunung ini. Di tengah perjalanan pendakian, mereka bertemu seorang wanita yang mengaku pergi mendaki ke gunung tersebut sendirian. Karena iba, kelima orang pendaki ini mengajaknya bergabung agar dapat mencapai puncak bersama-sama.

Mereka lalu memutuskan untuk berkemah di salah satu pos sebelum melanjutkan pendakian. Satu orang ditugaskan berjaga untuk menghalau binatang buas. Ia mengaku melihat wanita yang tadi mendaki bersama mereka keluar dari tenda dan berjalan ke arah hutan.

Karena khawatir, ia pun mengikutinya. Namun, sang wanita menghilang sebelum dapat ditemukan keberadaannya. Ia kemudian membangunkan rekan setimnya dan memutuskan untuk mencari wanita tersebut saat hari telah terang.

Ketika akhirnya pencarian dilakukan, mereka terkejut karena menemukan jasad yang mirip dengan perempuan tersebut, di dasar jurang Semeru. Mereka pun segera menghubungi tim SAR. Ketika jasad wanita tersebut diidentifikasi, tim SAR mengatakan bahwa wanita ini merupakan pendaki yang hilang di Gunung Semeru sebulan sebelumnya.

4. Ditegur Penunggu Semeru

Pendaki asal Malang, Jawa Timur, berinisial BA juga pernah menceritakan pengalamannya mendaki Gunung Semeru pada tahun 2009. Melansir Sindonews, BA bersama tiga orang temannya berencana menginap di Kalimati. Selama perjalanan dari Ranu Pani menuju titik menginap, mereka melewati Oro-oro Ombo dan Cemoro Kandang.

Dari wilayah tersebut, medan yang dilalui memang menanjak hingga Jambangan. Karena merasa lelah, keempat pendaki ini mengomel dengan mengeluarkan beberapa umpatan tidak enak khas Jawa Timur. Ketika sampai di tujuan, mereka bergegas mendirikan tenda dan beristirahat lebih awal guna mempersiapkan tenaga untuk mendaki ke puncak.

Pada saat terlelap itulah mereka mulai merasakan kejanggalan. Keempat pendaki ini mengaku ditarik seseorang hingga terbangun. Tidak hanya itu, BA juga mengaku dipukul dan melihat sebuah bangunan mirip pemandian putri di kawasan Arcapodo (Arcapadha). Kejadian-kejadian tersebut membuat keempatnya sadar akan kesalahan mereka yang berkata kotor ketika melakukan pendakian.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement