Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Rombongan Karang Taruna Kecelakaan di Jalan Raya Bantur Malang

Nanda Aria , Jurnalis-Rabu, 11 Oktober 2023 |06:11 WIB
5 Fakta Rombongan Karang Taruna Kecelakaan di Jalan Raya Bantur Malang
Ilustrasi/Foto: Istimewa
A
A
A

MALANG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bantur, Malang. Kecelakaan itu melibatkan truk pengangkut karang taruna.

Berikut fakta-fakta terkait kecelakaan maut yang tewaskan dua orang anggota karang taruna.

1. Berniat membubarkan panitia 17 Agustus

Kepala Dusun Sidodadi, Desa Wandanpuro, Samsul Huda mengatakan, rombongan wisatawan itu merupakan Panitia peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-78 Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, yang hendak melakukan pembubaran panitia kegiatan. Tetapi ia tak tahu bila mereka berangkat ke pantai menggunakan truk.

"Saya tidak tahu kalau mereka menggunakan kendaraan truk. Seandainya tahu tidak akan saya perbolehkan. Mulai dari perencanaan hingga keberangkatannya, saya tidak dimintai pendapat," jelasnya, Selasa (10/10/2023).

2. Truk angkut 30 anggota karang taruna

Sementara itu, Kepala Desa Wandanpuro, Madkhori mengatakan, rombongan itu berangkat duluan dan rencananya akan disusul oleh anggota Karangtaruna yang perempuan pada Minggu (8/10/2023) pagi. Tetapi takdir berkata lain, truk yang dinaiki 30 orang itu terguling usai diduga mengalami rem blong.

"Mereka (anggota karang taruna perempuan) rencana akan berangkat menggunakan bus sewaan. Tapi akibat kecelakaan, rencana itu pun otomatis gagal," ujar Madkhori.

3. Rem truk blong

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Bantur tepatnya di depan Telkom Bantur, pada Sabtu tengah malam (7/10/2023) sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu truk Mitsubishi dengan Nopol N 8892 DD tengah melaju dari utara ke selatan atau mengarah ke Pantai Banyu Meneng, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Ketika melintasi lokasi kejadian diduga rem truk mengalami blong, ditambah kondisi jalan berlubang, penerangan jalan yang kurang dan medan jalan yang menikung, hal ini membuat sopir hilang kendali dan menabrak pagar rumah warga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement