Selain itu, bencana kerap terjadi karena letak Indonesia di pertemuan tiga lempeng tektonik, lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Kondisi itu menimbulkan potensi bencana alam seperti gunung meletus, tsunami, banjir, dan tanah longsor.
Bukan berarti data ilmiah tersebut membuat masyarakat seenaknya. Bencana bisa diminimalisir bila keseimbangan alam terjaga. Kecil kemungkinan terjadi banjir bila sungai tidak terkontaminasi dengan bangunan dan sampah. Kerusakan lingkungan di Indonesia sangat mengkhawatirkan.
Banjir juga bisa dihindari bila pohon-pohon tidak ditebang untuk didirikan bangunan. Hal serupa juga berlaku untuk menghindari tanah longsor. Alangkah baiknya semua masyarakat intropeksi diri dan segera bertindak agar bencana tidak berdampak besar.
Sebelum terlambat, masyarakat harus meningkatkan kesadaran dan kepedulian akan informasi terkait bencana alam dan mitigasinya. Minimnya pengetahuan masyarakat membuat bencana alam berulang terjadi. Terkesan tidak ada solusi dan pencegahan.
(Fetra Hariandja)