JAKARTA - Relawan Ganjar-Mahfud yang tergabung dalam Program Gotong Royong untuk Ekonomi Sejahtera dan Inklusif (Progresif) fokus berkonsolidasi dan merangkul simpul-simpul relawan lain untuk memenangkan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024.
Para relawan Ganjar-Mahfud memilih bergotong royong untuk menyampaikan narasi-narasi positif dari pasangan Ganjar-Mahfud untuk bisa lolos putaran pertama Pilpres 2024.
Penguatan simpul-simpul relawan Ganjar-Mahfud digelar Progresif dengan menghadirkan diskusi bertema 'Peluang Dua Putaran dan Strategi Relawan dalam Merebut Suara Milenial dan Gen Z'.
Acara diskusi dibuka oleh Sekretaris Nasional Progresif, Titi Rusdi dan dihadiri para simpul relawan yaitu Riezky Delastama dari simpul relawan Aku Ganjar; Venny Asyita relawan ExtravaGanjar; Margaretta Putri Generasi Pemenang; juga Influencer Peluru Tak Terkendali juga Epilog, Young Lex.
Deputi 2 Direktur Nasional Progresif Dina Albens mengatakan, acara diskusi menitikberatkan konsolidasi dan saling merangkul sesama relawan Ganjar-Mahfud agar perjuangan para relawan searah, lebih solid dan tak bersifat sporadis.
Konsolidasi dinilai penting sebagai bentuk gotong royong untuk menuju titik perjuangan yang sama.
"Banyak relawan ini bergerak sendiri-sendiri. Jadi lima simpul Relawan 03 berdialog, diskusi menyamakan persepsi untuk meraih suara Milenial-Gen Z. Sebetulnya bagaimana menyiapkan strategi untuk merebut suara Milenial-Gen Z agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS), vote kepada pasangan calon 03 yang kita dukung," kata Dina setelah acara diskusi santai di Posko Progresif di Jalan Terusan Hang Lekir IV, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2024).
Dina melanjutkan, para relawan harus terus menggaungkan narasi-narasi prestasi Ganjar-Mahfud sebagai bentuk edukasi kepada calon pemilih.
Ia mengimbau para relawan untuk mengurangi hal-hal negatif, tak menjelekkan atau menyerang secara personal dalam proses demokrasi yang sakral bagi Indonesia.
"Apalagi tadi saat diskusi PTT influencer, followers-nya ada yang diserang buzzer. Jadi kurangi yang negatif dan jangan menyerang personal," ucapnya.