Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ukraina Klaim Tenggelamkan Kapal Perang Rusia dan Serangan Rudal Besar-besaran di Lepas Pantai Krimea

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2024 |20:00 WIB
Ukraina Klaim Tenggelamkan Kapal Perang Rusia dan Serangan Rudal Besar-besaran di Lepas Pantai Krimea
Ukraina klaim tenggelamkan kapal perang Rusia dan serangan rudal besar-besaran di lepas pantai Krimea (Foto: Intelijen Militer Ukraina/ Telegram)
A
A
A

UKRAINA Intelijen militer Ukraina mengatakan mereka menenggelamkan kapal perang Rusia di lepas pantai Krimea pada Kamis (1/2/2024) malam, yang merupakan serangan terbaru terhadap Armada Laut Hitam Rusi. Serangan ini dilakukan setelah melancarkan serangan rudal besar-besaran di semenanjung pendudukan beberapa jam sebelumnya.

Intelijen Pertahanan Ukraina mengatakan kapal berpeluru kendali Rusia, ‘Ivanovets’, mengalami beberapa kali serangan di lambungnya sebelum tenggelam semalam di pelabuhan Danau Donuzlav, danau terdalam di Krimea, kata

Rekaman malam hari yang disediakan oleh Ukraina menunjukkan drone angkatan laut melaju ke arah kapal Rusia sebelum meledak, menyebabkan kerusakan signifikan pada kapal tersebut. Di akhir video, kapal tampak tenggelam, hanya haluannya yang berada di atas air. CNN tidak dapat memverifikasi secara independen klaim Ukraina dan tidak jelas dari rekaman kapal mana yang diserang dan kapan.

Kementerian Pertahanan Rusia, Kremlin dan pejabat Rusia lainnya belum mengomentari insiden tersebut.

Tenggelamnya kapal Ivanovets adalah yang terbaru dari serangkaian serangan Ukraina terhadap Armada Laut Hitam Rusia, ketika mereka berupaya melancarkan serangan strategis dan simbolis terhadap pasukan Rusia yang mencaplok Krimea pada 2014.

Ukraina sebelumnya mengatakan serangannya terhadap Krimea dan kapal-kapal Rusia dimaksudkan untuk mencoba mengisolasi semenanjung tersebut dan mempersulit Rusia untuk mempertahankan operasi militernya di daratan Ukraina, di mana garis depan sebagian besar tidak bergerak selama berbulan-bulan.

Serangan yang paling menonjol adalah serangan terhadap Moskva pada April 2022, yang memaksa Rusia mengubah cara beroperasi di dekat wilayah yang dikuasai Ukraina. Kapal tersebut menjadi terkenal setelah mengancam akan mengebom Pulau Ular di Laut Hitam jika tentara Ukraina yang mempertahankannya tidak menyerah. “Kapal perang Rusia, pergilah sendiri,” jawab salah satu tentara.

Serangan terhadap Ivanovets terjadi beberapa jam setelah Ukraina pada Rabu (31/1/2024) meluncurkan rentetan rudal ke Krimea, yang digambarkan oleh Komandan Angkatan Udara Ukraina sebagai bagian dari “pembersihan Krimea dari kehadiran Rusia.”

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement