SAMPANG - Tradisi nyumet mercon (bakar petasan) masih sangat kental di kalangan warga Sampang, Madura, dan sudah turun menurun.
Di mana petasan akan diledakan setelah selsai Sholat Idul Fitri. Warga berkumpul dan menyaksikannya.
Adapaun tempat yang digunakan yakni persawahan, pinggir jalan, perkampungan hingga kuburan.
Seperti dalam video yang menjadi viral usai diunggah akun @maduratrending, yang menunjukan sejumlah warga atusias menyaksikan ledakan petasan di kuburan.
Dalam video berdurasi 17 detik tersebut, setelah petesan meledak warga yang menyaksikan girang gembira.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tradisi bakar petasan itu di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura.
Nor Holik (30), warga Setempat mengakatan kegiatan itu merupakan tradisi nenek moyangnya sejak dulu.
"Ini tradisi turun temurun sejak dulu dimana masyarakat setelah sholat idul fitri berkumpul di kuburan untuk berdoa bersama setelah selesai baru bakar petasan," ungkap Holik, Sabtu (13/4/2024).