Pekan ini, pasukan Israel juga melancarkan serangan darat baru di Kota Gaza di bagian utara wilayah tersebut. Ini menjadi upaya terbaru mereka untuk memerangi militan Hamas yang berkumpul kembali di wilayah yang sebelumnya dikatakan tentara sebagian besar telah dibersihkan.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan krunya menerima puluhan panggilan darurat kemanusiaan dari Kota Gaza namun tidak dapat membantu karena intensitas pemboman di sana.
“Pertempuran berlangsung sengit,” terang Hakeem Abdel-Bar, yang melarikan diri dari distrik Tuffah di Kota Gaza ke rumah kerabatnya di bagian lain kota tersebut, kepada Associated Press. Pesawat-pesawat tempur dan drone Israel menyerang apa pun yang bergerak dan tank-tank telah bergerak ke distrik-distrik pusat.
Menurut kantor kemanusiaan PBB, hanya 13 dari 36 rumah sakit di Gaza yang berfungsi, dan hanya sebagian saja.
“Orang-orang terlihat melarikan diri ke berbagai arah, tidak mengetahui jalan mana yang paling aman,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan. Dilaporkan bahwa toko roti terbesar PBB di kota itu terpaksa ditutup, dan pertempuran telah menghalangi kelompok bantuan untuk mengakses gudang.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.