JAKARTA - Guru Besar Hukum Tata Negara yang merupakan Cawapres di Pilpres 2024, Mahfud MD mengaku sudah mendengar kabar dirinya akan diundang dalam pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia memastikan, jika memang diundang dirinya akan menghadiri pelantikan di Gedung MPR RI.
“Saya dengar pengumumannya bahwa saya akan diundang, tentu saya akan datang dong, menghormati ini negara kita, harus dihromati,” kata Mahfud saat ditemui awak media usai menjadi pembicara dalam Indonesia Integrity Forum 2024 di Hotel Morrissey Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Mahfud turut mendapat pertanyaan tentang pasangan capresnya di Pilpres 2024. Menurut Mahfud, dirinya turut mendengar kalau mantan Gubernur Jawa Tengah itu akan diundang pula dalam acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 tersebut.
Mantan Menko Polhukam periode 2019-2024 itu menekankan, dirinya mengikuti kontestasi Pilpres 2024 sebagai salah satu cawapres itu karena berpikir bisa memperibaiki bangsa dan negara. Serta, meyakini kalau dirinya lebih baik dari calon-calon lain yang saat itu berkontestasi dalam agenda lima tahunan itu.
“Tapi, rakyat menilai yang lebih baik Pak Prabowo ya harus kita hormati,” ujar Mahfud.
Maka itu, ia memastikan, ketika orang-orang yang sudah dinyatakan sebagai pemenang dalam Pilpres 2024 itu akan dilantik dirinya akan menghormati. Mahfud menegaskan, menghormati di sini berarti akan dating ke Gedung MPR RI jika memang diundang untuk menyaksikan acara pelantikan secara langsung.
“Oleh sebab itu, ketika dilantik saya akan menghormati, datang kalau diundang ke MPR, tapi sampai saat ini undangannya belum ada, mungkin belum dikirim,” kata Mahfud.
Terkait sosok Prabowo Subianto yang akan memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan, Mahfud mengaku memiliki harapan. Sebab, sosok Ketua Umum Gerindra itu banyak menyampaikan pidato-pidato yang bagi Mahfud bisa menjadi komitmen positif perbaikan Indonesia pada masa mendatang.
Terlebih, lanjut Mahfud, pidato-pidato seperti itu sudah banyak disampaikan tidak hanya di depan kader-kader partainya, tapi di depan masyarakat luas. Mahfud menilai, komtimen resmi Prabowo Subianto dapat dilihat nantinya pada saat dilantik maupun setelah dilantik atau selama memimpin Indonesia.
“Pokoknya kita harus bela rakyat, ingin mati dalam keadaan membela rakyat, nah itu nanti komitmen resminya, statemen resminya, nanti tentu kita akan menunggu tanggal 20, 21 dan seterusnya,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan mantan Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut.