Ia juga dikritik karena dukungannya terhadap Israel, terutama setelah perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juni tahun lalu. Pada 2023, ia bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Israel, dan negara tersebut pun mendukungnya.
Meskipun hasil dari protes di seluruh Iran masih belum jelas, tidak ada kepastian apakah para demonstran yang meneriakkan dukungan untuk Shah benar-benar mendukung Pahlavi atau sekadar menyuarakan keinginan untuk kembali ke masa sebelum Revolusi Islam.
(Rahman Asmardika)