“Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat. Saya lebih hormat. Karena Presiden ya saya boleh bicara ya kan,” tegasnya.
Prabowo kembali menekankan pentingnya menghormati orangtua dalam kondisi apa pun, termasuk ketika mereka belum mampu memberikan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya.
“Saudara-saudara, jadi saya tidak mau anak-anak SR ya, jangan sekali-kali. Selalu, selalu, selalu hormati orangtuamu. Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orangtuamu,” katanya.
Ia juga mengakui bahwa negara belum sepenuhnya mampu memberikan kesejahteraan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berjuang agar kekayaan negara dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.
“Memang negara kita belum mampu memberi yang terbaik untuk semua rakyat, tapi kita akan berjuang keras. Kita berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )