Selain itu, Prabowo mengingatkan para guru agar selalu menjadi teladan bagi murid-muridnya, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan sebagai bagian utama pembentukan karakter anak.
“Semua unsur yang bekerja keras untuk Sekolah Rakyat, terima kasih. Anak-anakku, terima kasih atas semangatmu. Guru-guru, terima kasih. Kepala sekolah, terima kasih. Saya minta dibina dengan baik. Guru harus selalu memberi contoh. Tampil di depan murid harus dalam keadaan yang baik, tertib, dan rapi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kepala Negara juga meminta jajaran menteri terkait, seperti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, bekerja sama mengatasi berbagai kendala, termasuk kekurangan fasilitas sekolah dan perlengkapan pembelajaran, agar program ini dapat berjalan optimal.
“Saya minta Seskab dan Mensesneg bantu, Mensos bantu, menko-menko diatur nanti. Kalau kita lihat, kita kunjungi, kita lihat lagi yang kurang apa, kita perbaiki. Kalau ada baret-baret yang kekecilan, diganti yang tidak kekecilan,” ujarnya.
Prabowo menilai Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan dan mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah menargetkan pembukaan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia hingga tahun 2029.
(Awaludin)