Rumah-rumah darurat tersebut sering berjejer rapat dan dibangun dengan bahan yang sangat mudah terbakar seperti lembaran vinil, kayu lapis, dan Styrofoam, sehingga membuat daerah tersebut sangat rentan terhadap kebakaran, menurut penilaian Departemen Pemadam Kebakaran setelah kebakaran pada 2023.
Banyak penduduk telah pindah dari Guryong untuk pembangunan kembali, tetapi sekitar 336 rumah tangga masih tersisa, menurut Departemen Perencanaan Kota Distrik Gangnam.
(Rahman Asmardika)