Patra kemudian mendalami kemungkinan adanya komunikasi internal di PIS terkait rencana golf yang disebut-sebut dibiayai PT JMN atau PT Orbit Terminal Merak (OTM). Umar Said membantah adanya pembicaraan tersebut.
“Pada saat itu ada enggak rencana bapak ngobrol ke PIS, kita mau golf nanti difasilitasi oleh OTM, enggak perlu bayar?” tanya Patra.
“Tidak ada,” jawab Umar Said.
Ia juga menegaskan tidak ada pembahasan serupa dengan pejabat PIS lainnya.
Umar Said mengakui bahwa pada awalnya terdapat fasilitas free green fee yang dibayarkan oleh Dimas Werhaspati. Namun, menurutnya, biaya tersebut kemudian diganti setelah kegiatan berlangsung.
“Dikembalikan ya?” tanya Patra.
“Iya,” jawab Umar.
“Di mana dikembalikannya?” lanjut Patra.
“Di Pondok Indah,” kata Umar Said.