Saat ini, Kejaksaan Agung terus mendalami aliran dana dan dugaan markup harga yang mengakibatkan ribuan laptop tersebut kini hanya menjadi limbah elektronik di berbagai daerah.
Daftar Sekolah dan Poin Kerusakan:
- SDN 19 Tarakan: Unit tidak terpakai (masih terbungkus plastik), harga dianggap tidak wajar
- SD Muhammadiyah 3 Al-Hilal: Rendah literasi digital, ketergantungan internet, meminta penggantian laptop Windows
- SMP Nasional Plus Indo Tionghoa: 11 unit rusak/error, tidak ada layanan purna jual
- SDN 15 Tarakan: Kerusakan baterai massal dan mati total
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.