JAKARTA – Arus lalu lintas di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, tepatnya di depan Halte Busway Cawang Sentral, terpantau padat merayap pada pagi hari ini, Kamis (22/1/2026). Kemacetan dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Ibu Kota sejak pagi.
Terlihat volume kendaraan terus meningkat dari arah Cililitan. Kepadatan didominasi kendaraan roda empat serta roda dua yang menuju arah Tanjung Priok.
Menurut keterangan Rinto, salah satu warga, kemacetan sudah mulai terjadi sejak pukul 06.00 WIB, bertepatan dengan jam berangkat kerja.
Ia menerangkan, kemacetan saat hujan deras sangat berbeda dengan kemacetan pada hari biasa. Jika biasanya tanpa hujan, arus lalu lintas cenderung mulai lancar pukul 10.00 WIB.
Namun, saat hujan seperti ini, durasi kemacetan saat hujan bisa meningkat drastis.
"Kalau hari biasa jam 10 atau 11 sudah lancar. Tapi kalau hujan begini, macetnya bisa sampai sore. Kemarin saja macet baru terurai jam 2 siang, padahal hujannya dari pagi," ujar Rinto, Kamis (22/1/2026).
Meski kondisi jalanan padat merayap, Rinto menuturkan tidak ada titik banjir di sekitar Halte Cawang Sentral pagi ini. Namun, warga mengkhawatirkan jika intensitas hujan terus meningkat, genangan di terowongan (underpass) sekitar area tersebut akan memperparah situasi.
“Enggak, enggak ada banjir sini, enggak ada. Yang beruntungnya itu terowongan yang di depan itu kalau banjir tambah lagi,” tuturnya.
Menurut Rinto, selain faktor cuaca, terdapat beberapa faktor teknis yang memperburuk arus lalu lintas di arteri Cawang. Seperti antrean Gerbang Tol Cikampek yang berdampak langsung pada kelancaran di jalan arteri.
Selain itu, adanya proyek pembangunan di Jalan DI Panjaitan juga menyerap kapasitas jalan.
“Paling pintu tol. Pintu tol satu sama yang proyek di Jalan Dewi Panjaitan. Cikampek, Kalau di sana yang macet, sini juga macet. Pokoknya pintu tol itu lancar, di sini lancar,” ungkap Rinto.
Hingga berita ini diturunkan, petugas terkait masih berupaya mengatur arus lalu lintas di titik-titik krusial guna mengurai penumpukan kendaraan.
(Erha Aprili Ramadhoni)