Putin, lanjut Ushakov, menyatakan Rusia “sangat tertarik” pada solusi diplomatik. Namun, ia menegaskan Moskow akan tetap melanjutkan operasi militernya hingga kesepakatan tercapai.
“Sampai hal itu terwujud, Rusia akan terus secara konsisten mengejar tujuan operasi militernya, terutama di medan perang, di mana angkatan bersenjata Rusia memegang inisiatif strategis,” katanya.
Sementara itu, Ukraina tengah menghadapi salah satu musim dingin terberat sejak perang dimulai. Serangan rudal dan drone Rusia terhadap infrastruktur energi menyebabkan pemadaman listrik berkepanjangan di Kyiv dan sejumlah kota lain, di tengah suhu yang jauh di bawah titik beku.
Pemerintah Ukraina menilai serangan tersebut sebagai bukti kurangnya niat Rusia untuk berdamai. Namun, Moskow membantah tudingan itu dan menyatakan kemajuan militernya dicapai dengan biaya besar.