Ismail menegaskan, penandatanganan MoU ini memiliki arti penting bagi UPQ dan Indonesia. Selain menjadi fondasi kerja sama internasional di kawasan Timur Tengah, langkah ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat rujukan percetakan Al-Qur’an yang profesional dan berstandar internasional.
“Kerja sama ini membuka jalur distribusi resmi dan berkelanjutan mushaf Alquean Indonesia di Mesir, yang kami harapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama lanjutan, baik dalam program bersama, pameran internasional, maupun pertukaran keahlian percetakan mushaf,” ujarnya.
Ke depan, Ismail berharap, MoU tersebut dapat segera diimplementasikan secara nyata melalui program penerbitan dan distribusi Alquran yang berkelanjutan, sekaligus membangun ekosistem kerja sama jangka panjang antara UPQ dan mitra di Mesir.