Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rhenald Kasali Khawatir Kasus Tata Kelola Minyak Bikin Anak Muda Takut Bisnis

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |10:51 WIB
Rhenald Kasali Khawatir Kasus Tata Kelola Minyak Bikin Anak Muda Takut Bisnis
Sidang tata kelola minyak di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Nur Khabibi/Okezone)
A
A
A

Dalam surat dakwaan, jaksa memerinci sejumlah perbuatan yang dinilai merugikan negara. Salah satunya terkait kerja sama penyewaan Terminal BBM Merak. Jaksa menyebut nilai kerugian dari kerja sama penyewaan terminal BBM ini sekitar Rp 2,9 triliun.

Rhenald angkat bicara mengenai kerugian keuangan negara dalam penyewaan terminal BBM milik Kerry oleh Pertamina. Menurutnya, terminal BBM sangat diperlukan untuk ketahanan energi nasional. Apalagi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berbangga atas pengapalan 1 juta barel minyak mentah hasil produksi Pertamina di Aljazair ke Indonesia.

“Kalau kita bisa mendatangkan minyak sebesar itu dan inilah bisnis yang di terminal ini yang dipersoalkan, itu akan sangat efisien,” katanya.

Menurutnya, dengan memiliki terminal BBM dengan kapasitas besar, minyak mentah yang diboyong dari lapangan di Aljazair dapat menguntungkan Pertamina karena lebih efisien. Selain itu, dengan menggunakan kapal yang besar, ongkos kirim menjadi jauh lebih murah.

“Itu keuntungannya, efisiensi. Itu satu. Yang kedua, Indonesia punya banyak sekali laut dalam, tetapi punya banyak terminal yang juga tidak di laut dalam, yang kecil-kecil. Nah, kecil-kecil dibutuhkan, tetapi ada yang besar itu yang kapal besar bisa masuk sehingga ongkos kirimnya bisa lebih murah. Jadi kita mendapatkan keuntungan dari efisiensi. Itu yang mungkin ingin dijelaskan, mungkin mau ke situ arahnya,” katanya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement