“Harapan saya tetap, saya ingin tahu siapa yang mengancam suami saya. Karena beliau meninggalkan empat anak, anak kecil,” pungkasnya.
Sementara itu, Humas PT BP, Khotibul Umam, mengatakan, Novia memiliki riwayat kesehatan yang baik. Namun, kondisinya semakin memburuk setelah menerima ancaman.
“Itu yang bikin almarhum itu gelisah. Gelisah kemudian tertekan. Karena banyaknya ancaman terutama ancaman keselamatan,” ujarnya.
(Fahmi Firdaus )