Saat ini, kata Sigit, 201 SPPG Polri telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), 119 telah memiliki Sertifikat Halal, dan 147 SPPG Polri telah memiliki sertifikat uji laboratorium air.
"Untuk menjamin standar tersebut berjalan secara optimal, SPPG Polri dilengkapi peralatan berupa filter air dan water heater untuk pengelolaan air, bio tank untuk pengelolaan limbah, serta rak foodtray UV dan steamer foodtray guna menjaga kebersihan sanitasi dan kualitas penyajian," ujar Sigit.
Sejalan dengan itu, Sigit menjelaskan, untuk mempertahankan zero accident, seluruh SPPG Polri menerapkan prinsip Food Security dan Food Safety secara ketat melalui penggunaan test kit sebagai quality control untuk memastikan bahan pangan aman dan layak konsumsi.
"Untuk menjamin ketersediaan test kit, Polri mengembangkan Farmapol Pusdokkes sebagai produsen food safety kit yang dapat menyediakan 400 unit atau bulan pada tahap awal. Selanjutnya pada jangka menengah ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan 1.500 SPPG Polri, dan pada jangka panjang diproyeksikan akan mampu mendukung kebutuhan 33.000 SPPG pada skala nasional," pungkasnya.
(Awaludin)