JAKARTA – Banjir merendam kawasan padat penduduk di Jalan Pulo Nangka, Cengkareng, Jakarta Barat, pada hari kedua bulan Ramadhan 1447 H, Jumat (20/2/2026). Banjir terjadi akibat hujan tak kunjung reda sejak Kamis malam.
"Tadi pagi air masuk, dari semalam hujan nggak reda," ujar Darsih warga setempat saat berbincang dengan Okezone di lokasi.
Selain faktor hujan, banjir juga disebabkan akibat meluapnya Kali Mookevart. Alhasil, banjir merendam kawasan setempat dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter. "Ini mah masih kecil (ketinggian air). Ada 30-40 sentimeter," ujar Darsih.
Bagi Darsih, banjir menjadi langganan tahunan ini kembali datang setelah hujan deras mengguyur sejak malam hari. Genangan air tidak hanya masuk ke rumah-rumah warga di RT 14/RW 02, tetapi juga memutus akses jalan utama di kawasan tersebut.
Kondisi ini memaksa warga untuk menerjang air keruh saat hendak keluar atau masuk rumah untuk beribadah maupun beraktivitas.
Sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa mengalami mogok mesin karena nekat menerobos genangan. Kendati demikian, Darsih berharap Pemerintah bisa memberi solusi atas masalah banjir yang ada.
"Ya pengennya nggak banjir, ginana pemerintahnya, orang di sini banjir terus, iya langganan banjir," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.