JAKARTA - Rusia dan Korea Utara mengecam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan itu mengakibatkan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei gugur.
Kantor berita TASS melaporkan, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran tersebut.
Putin mengatakan pembunuhan Khamenei melanggar hukum internasional.
"Pembunuhan sinis yang melanggar semua standar moralitas manusia dan hukum internasional," katanya, melansir Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).
Sementara itu, Korea Utara (Korut) mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran. Korut menyebutnya sebagai 'agresi ilegal'.
Serangan AS-Israel terhadap Iran adalah "agresi ilegal" dan pelanggaran kedaulatan nasional, demikian kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara yang dikutip kantor berita pemerintah Korea Central News Agency.
Keterlibatan AS "sesuai dengan perkiraan", kata juru bicara tersebut. Juru bicara menyebutnya sebagai hasil yang tak terhindarkan mengingat sifat AS yang "hegemonik dan seperti gangster".
“Perang agresi” oleh AS dan Israel tidak dapat diterima dalam keadaan apa pun, demikian pernyataan tersebut.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.