JAKARTA - Serangan rudal terbaru Iran memicu gelombang ledakan di seluruh Tel Aviv. Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di sebuah gedung perumahan dekat pusat perdagangan Israel.
Melansir nbcrightnow, Sabtu (7/3/2026), ledakan tersebut terjadi setelah Israel memperluas kampanyenya melawan Hizbullah.
Negara Zionis tersebut bersumpah akan membalas dendam terhadap kelompok militan yang didukung Teheran, karena bergabung dalam konflik setelah pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan Teheran telah menembakkan rudal "ke sasaran di jantung Tel Aviv," setelah militer Israel mengatakan sedang berupaya mencegat tembakan Iran yang datang pada Kamis malam.
Sekadar diketahui, Iran telah meluncurkan rudal balistik jarak menengah seri Qadr untuk menggempur Israel dalam perang terbaru antara kedua belah pihak, yang dimulai pada Sabtu (28/2) setelah rezim Zionis, dengan koordinasi bersama Amerika Serikat (AS), melancarkan serangan mendadak ke kota-kota Iran.
Konflik telah berkembang ke negara-negara Arab Teluk lainnya, menewaskan ribuan orang, sebagian besar di Iran.
Rudal keluarga Qadr — secara teknis bagian dari seri Ghadr-110 Iran — adalah sistem balistik jarak menengah dengan jangkauan operasional yang dilaporkan antara 1.800–2.000 kilometer.
Sistem ini telah dipamerkan oleh Iran dalam latihan sebelumnya dan dirancang untuk menyerang jauh ke wilayah musuh, dalam konflik ini termasuk Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di negara Arab Teluk, seperti Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.