JAKARTA – Mabes TNI kembali melakukan mutasi dan rotasi sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI. Salah satu yang tercantum dalam daftar mutasi tersebut adalah mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto.
Sebelumnya, Wahyo menjabat sebagai Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana. Berdasarkan surat telegram (ST) mutasi terbaru, ia akan menempati jabatan baru sebagai Direktur C di Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS TNI).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi TNI.
“Perlu saya sampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” kata Aulia, Jumat (13/3/2026).
Selain rotasi jabatan, dalam surat telegram tersebut juga terdapat penyesuaian atau validasi organisasi. Salah satunya terkait jabatan Pangdam Jaya/Jayakarta yang tetap dijabat perwira tinggi berpangkat letnan jenderal (bintang tiga).
Di sisi lain, jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI juga kembali diaktifkan setelah sebelumnya dibubarkan pada 2001.
Aulia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif dalam menghadapi dinamika tugas yang terus berkembang.
“Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” ujarnya.