Penghuni lainnya, Tata (49), mengatakan suara ledakan terdengar cukup keras dan diduga berasal dari bagian belakang kontrakan. Akibatnya, kamar-kamar di area tersebut mengalami kerusakan paling parah.
“Suara ledakannya seperti ban mobil pecah. Makanya kamar yang di belakang rusak semua,” ujarnya.
Ia menambahkan hingga kini belum diketahui pasti penyebab ledakan tersebut.
“Kalau ledakan bukan berasal dari listrik atau kompor karena tidak ada tanda-tanda seperti api atau listrik padam saat kejadian. Jadi belum tahu penyebabnya,” katanya.
Polisi telah mendatangi lokasi dan memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, pemilik kontrakan belum bersedia memberikan keterangan lebih rinci, namun membenarkan bangunan tersebut rusak akibat ledakan keras.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.