Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sita 86 Rekaman CCTV, Polisi Temukan 2.610 Gambar Terkait Kasus Penyiraman Aktivis KontraS

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Senin, 16 Maret 2026 |19:10 WIB
Sita 86 Rekaman CCTV, Polisi Temukan 2.610 Gambar Terkait Kasus Penyiraman Aktivis KontraS
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menyita puluhan rekaman CCTV terkait kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dari rekaman tersebut, polisi menemukan ribuan gambar yang kini masih dianalisis lebih lanjut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menyebutkan, total ada 86 titik kamera pengawas yang telah diamankan penyidik.

“Kami melakukan upaya penyelidikan dengan menganalisis rekaman CCTV serta saluran komunikasi yang ada. Ada 86 titik kamera pengawas yang kami ambil sehubungan dengan titik-titik yang diduga dilalui para pelaku penyiraman, baik saat berangkat maupun saat kembali,” ujarnya kepada wartawan, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, puluhan rekaman tersebut berasal dari berbagai sumber. Sebanyak 7 titik CCTV berasal dari ETLE, 27 titik dari Diskominfotik, 8 titik dari Dinas Perhubungan, serta 44 titik CCTV milik warga.

CCTV milik warga tersebut berasal dari rumah, perkantoran, maupun bangunan lain yang berada di sekitar jalur yang diduga dilintasi pelaku.

“Dari 86 titik kamera pengawas yang kami analisis, terdapat 2.610 gambar dalam bentuk video dengan total durasi mencapai 10.320 menit. Karena itu, kami membutuhkan waktu beberapa hari untuk melakukan analisis digital terhadap rekaman CCTV di sepanjang jalur yang dilintasi pelaku,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, berdasarkan hasil analisis sementara, terduga pelaku berjumlah empat orang yang menggunakan dua sepeda motor.

Dua pelaku berada dalam satu sepeda motor, sementara dua pelaku lainnya juga menggunakan satu sepeda motor berbeda.

“Kemudian untuk satu kendaraan lainnya yang ditumpangi dua orang, yakni OTK 3 dan OTK 4, dari lokasi kejadian mereka tidak berputar arah tetapi lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2. Dari sana menuju Matraman, kemudian dari Matraman termonitor CCTV menuju wilayah Jatinegara, dan selanjutnya ke Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta Timur,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement