China telah berupaya menengahi perang tersebut, dengan utusan khususnya untuk Timur Tengah, Zhai Jun, mendesak deeskalasi ketika baru-baru ini bertemu dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi untuk melakukan pembicaraan.
Diplomat utama China, Wang Yi, juga menegaskan bahwa perang tersebut “seharusnya tidak pernah terjadi” dan menyerukan penghentian pertempuran.
Pengumuman bantuan kemanusiaan itu datang setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menunda kunjungan yang direncanakan ke Beijing.
Trump, yang menunda kunjungan karena perang tersebut, menurut Gedung Putih, juga telah menekan China untuk membantu Washington membuka kembali Selat Hormuz.
Jalur laut vital itu, yang biasanya dilalui seperlima pasokan minyak global, secara efektif ditutup oleh Iran sebagai balasan atas serangan AS dan Israel.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.