"Dan kemudian kita lihat juga tadi ada tempat pengecekan untuk masinis yang akan melaksanakan tugasnya, sehingga ini juga untuk memastikan bahwa pada saat bertugas dalam kondisi sehat dan siap untuk melaksanakan tugasnya," ucap Sigit.
Di sisi lain, Sigit memaparkan bahwa Polresta Yogyakarta juga menyediakan aplikasi bernama 'Si Parjo' yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin memarkirkan atau menitipkan kendaraannya selama arus mudik dan balik.
Secara umum, Sigit menegaskan arus mudik di Yogyakarta hingga Jakarta sampai dengan saat ini relatif berjalan aman. Sejumlah kebijakan telah dilakukan kepolisian, khususnya untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat lonjakan volume kendaraan.
"Secara umum tadi dilaporkan bahwa situasi di Stasiun Yogyakarta relatif masih aman, tidak ada keluhan yang berarti. Dan kemudian kita juga mendapatkan informasi bahwa hari ini untuk Jakarta sudah mulai dilaksanakan one way nasional dan kemudian juga ada one way lokal," tegas Sigit.
Sigit mengakui pada hari ini terjadi lonjakan pemudik, baik di transportasi kereta, kapal laut, hingga penyeberangan. Ia memastikan masyarakat telah mendapatkan pelayanan prima oleh kepolisian dan stakeholder terkait.
"Jadi tentunya ini semua kita lakukan untuk memastikan di kegiatan yang mulai kita lihat tren peningkatan arus, baik di jalur tol maupun juga jalur kereta dan juga di penyeberangan, semuanya dalam kondisi yang betul-betul bisa diberikan pelayanan yang maksimal," tutur Sigit.