JAKARTA - PT Jasa Marga mencatat 2.217.462 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) selama periode 11–22 Maret 2026. Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif arus lalin dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 27,1% jika dibandingkan dengan lalin normal 1.744.683 kendaraan," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono, Senin (23/3/2026).
Lebih lanjut, untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 1.215.870 kendaraan menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 555.339 kendaraan menuju arah Barat (Merak), dan 446.253 kendaraan (20,1%) menuju arah Selatan (Puncak).
Khusus pada Minggu 22 Maret kemarin, ia menyebut lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol utama masih tinggi. Sebanyak 210.209 kendaraan meninggalkan Jabotabek atau meningkat sebesar 57,3% dibanding normal 133.637 kendaraan.
“Melihat masih tingginya lalu lintas mudik yang meninggalkan wilayah Jabotabek hingga H+1 Lebaran," ucapnya.