Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gejolak Minyak Global, Great Institute Wanti-wanti Risiko Fiskal RI

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 01 April 2026 |20:25 WIB
Gejolak Minyak Global, Great Institute Wanti-wanti Risiko Fiskal RI
Ketua Dewan Direktur GREAT Institute Syahganda Nainggolan (foto: Okezone)
A
A
A

Sementara itu, dari sisi energi terbarukan, Yudo Dwinanda Priaadi melihat momentum krisis ini sebagai peluang percepatan transisi energi.

“Ini saat yang tepat untuk mempercepat pengembangan energi baru seperti PLTS hingga PLTN,” katanya.

Diskusi juga menyoroti peran energi alternatif. Perwakilan industri, Turino Yulianto dari PT Bukit Asam, menyebut batubara masih menjadi penopang penting energi nasional, termasuk melalui program gasifikasi sebagai substitusi LPG.

Di sektor transportasi, Kukuh Kumara dari Gaikindo dan Hari Budianto dari AISI menilai industri otomotif telah siap mendukung penggunaan bahan bakar alternatif seperti bioetanol.

Lalu Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, bahkan menilai penyesuaian harga BBM bisa menjadi opsi untuk menjaga kesehatan fiskal.

“Tidak masalah jika harga BBM naik sementara, dibandingkan defisit anggaran yang semakin melebar,” ujarnya.

Diskusi menghasilkan sejumlah rekomendasi, mulai dari pengendalian subsidi, efisiensi belanja negara, hingga pembentukan satuan tugas khusus untuk menjaga stabilitas energi dan fiskal. Satu benang merah mengemuka: Indonesia tidak bisa lagi menunda pembenahan struktur energi nasional di tengah ancaman krisis global yang kian nyata.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement