Dalam forum tersebut, Indonesia mengutuk keras serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dan menuntut investigasi menyeluruh atas insiden yang terjadi.
"Kita menuntut dilakukan investigasi menyeluruh. Ini adalah misi penjaga perdamaian. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi, tetapi kenyataannya terjadi," tegasnya.
Menlu menekankan pentingnya jaminan keamanan bagi pasukan penjaga perdamaian, mengingat mandat mereka bukan untuk berperang, melainkan menjaga stabilitas.
"Harus ada jaminan keamanan bagi prajurit penjaga perdamaian. Mereka adalah peacekeeping, bukan peacemaking. Mereka tidak diperlengkapi untuk melakukan operasi tempur," jelasnya.
Menurutnya, perlengkapan dan pelatihan pasukan difokuskan untuk menjaga situasi damai, sesuai mandat PBB.
"Oleh karena itu, kami juga meminta PBB untuk mengevaluasi kembali aspek keselamatan pasukan penjaga perdamaian, khususnya yang bertugas di UNIFIL," tambahnya.
"Kami berharap seluruh prajurit dapat menjalankan tugas dengan aman, sehat, dan selamat," pungkas Menlu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.