Ia menambahkan, pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci terkait luka pada korban karena masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara Kediri.
Selain itu, polisi juga masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.
Menurutnya, aliran Sungai Mrican cukup panjang hingga ke wilayah Kediri. Warga sekitar pun tidak mengenali korban, sehingga diduga korban bukan berasal dari wilayah Megaluh dan kemungkinan terbawa arus sungai.
“Warga sekitar TKP tidak mengenal korban. Ada kemungkinan bukan warga setempat dan terbawa arus sungai,” jelasnya.
Polisi juga menyebut kondisi jasad diperkirakan belum lebih dari 24 jam. Namun, kepastian waktu kematian masih menunggu hasil autopsi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.