Benar saja, pergerakan mereka akhirnya terdeteksi oleh SAS, yang dikenal berpengalaman dalam berbagai pertempuran sejak Perang Dunia II. Pasukan tersebut telah bersiap di seberang sungai, mengambil posisi di tempat tinggi sambil menunggu momen untuk menembak.
Posisi Benny yang berada di perahu paling depan membuatnya menjadi target empuk. Seorang penembak jitu SAS telah mengarahkan bidikan langsung kepadanya.
Sosok Benny terlihat jelas dari teropong sniper. Namun secara mengejutkan, tembakan tak kunjung dilepaskan. Beberapa detik yang menentukan berlalu begitu saja.
Kesempatan emas itu pun hilang. Pasukan SAS gagal mengeksekusi target, sehingga Benny dan timnya berhasil lolos dari maut.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.