Namun, Presiden AS mengatakan blokade AS "akan tetap berlaku penuh" sampai Teheran mencapai kesepakatan dengan Washington, termasuk mengenai program nuklirnya.
Diketahui, Pemerintan Iran resmi membuka Selat Hormuz. Hal itu dilakukan seiring gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Lebanon.
"Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melansir BBC, Jumat (17/4/2026).
Dalam sebuah pernyataan di X, ia mengatakan, Selat Hormuz sudah bisa dilintasi sepenuhnya bagi semua kapal komersial. "Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata, pada rute terkoordinasi seperti yang telah diumumkan oleh Organisasi Pelabuhan dan Maritim Republik Islam Iran," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.