Sementara itu, salah satu perawat yang telah bertugas selama 35 tahun, Albert Nusa, menjelaskan pelayanan kesehatan di Miangas berjalan cukup baik. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan tenaga kesehatan dan proses rujukan pasien darurat.
“Jika ada pasien darurat, kami harus tangani di tempat. Kalau membutuhkan tindakan rumah sakit, tentu memerlukan fasilitas rujukan. Sementara kapal hanya datang satu minggu sekali, sehingga kondisi kegawatdaruratan menjadi tantangan kami,” kata Albert.
Selain itu, Albert juga menyampaikan kebutuhan fasilitas pendukung pelayanan kesehatan, mulai dari ambulans untuk rujukan pasien hingga fasilitas penyimpanan vaksin.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Albert menegaskan tenaga kesehatan di Miangas tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Sering pasien datang tengah malam dalam kondisi darurat. Kami sebagai tenaga kesehatan tetap melayani dengan tulus karena itu merupakan tanggung jawab kami,” ucapnya.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Miangas tidak hanya menjadi simbol kehadiran negara di wilayah terdepan dan terluar, tetapi juga membawa pesan bahwa pelayanan dasar seperti kesehatan harus dirasakan secara merata hingga ke pulau paling utara Indonesia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.