JAKARTA - Tim SAR resmi menutup operasi pencarian korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara. Operasi pencarian ditutup setelah tiga jasad pendaki ditemukan.
Ketiga korban tewas ialah pendaki Indonesia bernama Enjel serta dua WN Singapura bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27). Jasad Enjel ditemukan lebih dulu pada Sabtu (9/5).
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menyatakan, kedua korban erupsi ini ditemukan di satu lokasi yang sama sekira pukul 13.00 WIT.
"Dua WNA tersebut ditemukan dengan terhempit batu besar posisi saling berpelukan kondisi tubuh sudah tidak utuh," kata Iwan dikutip, Senin (11/5/2026).
Saat ini kedua jenazah berada di RSUD Tobelo guna keperluan autopsi. Dengan penemuan ini, maka seluruh korban telah ditemukan. Proses pencarian dan pertolongan pun dihentikan.
"Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih," ujarnya.
Selain tiga korban jiwa, tim SAR mencatat sebanyak 15 pendaki lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka terdiri dari 7 WNA asal Singapura dan 8 Warga Negara Indonesia.
Dua di antaranya sempat membantu tim SAR memberikan informasi krusial terkait jalur pendakian dan titik terakhir keberadaan korban sebelum erupsi hebat terjadi.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.