Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo Pilih Ciptakan Lapangan Kerja Ketimbang Bangun Kantor Baru

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 23 Mei 2026 |17:05 WIB
Prabowo Pilih Ciptakan Lapangan Kerja Ketimbang Bangun Kantor Baru
Presiden Prabowo Subianto (foto: Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

KEBUMEN – Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan program-program produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi rakyat, dibandingkan membangun gedung perkantoran baru.

Menurut Prabowo, pembangunan gedung perkantoran tetap diperlukan, tetapi harus dibarengi dengan produktivitas dan hasil nyata bagi masyarakat.

“Maaf, sekarang kita agak menunda pembangunan banyak kantor. Kantor itu memang perlu, tetapi jangan sampai ada kantor tanpa produktivitas,” kata Prabowo saat menghadiri panen raya udang di tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Ia menilai kemegahan kantor tidak berarti apabila tidak menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin fokus pada program yang memberikan hasil nyata dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Kantor megah, tetapi produknya tidak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tetapi produknya bagus dan hasilnya banyak,” ujarnya.

Prabowo menekankan kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah pekerjaan dan peningkatan penghasilan. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong berbagai program yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” tegasnya.

 

Ia juga mengapresiasi program yang dinilai produktif karena mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Prabowo menyebut ada ratusan warga setempat yang terserap bekerja di kawasan tambak modern BUBK Kebumen.

“Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap.”

“Berapa orang yang kerja sekarang? Enam ratus lima puluh. Orang lokal semua, orang setempat. Enam ratus lima puluh orang bekerja,” pungkasnya.

BUBK Kebumen diresmikan pada 9 Maret 2023. Hingga kini, BUBK Kebumen telah menjalankan siklus budidaya kedelapan dengan 139 kolam produksi yang beroperasi optimal.

Saat ini, proyek serupa dengan skala lebih besar tengah direncanakan pemerintah di Waingapu, Nusa Tenggara Timur.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement