Teuku menambahkan, pihaknya akan segera memulai operasi modifikasi cuaca untuk mengisi tampungan air di sejumlah wilayah guna mencegah kekeringan. Apalagi, fenomena super El Nino diperkirakan berlangsung cukup panjang.
“El Nino kira-kira akan aktif selama 9 sampai 12 bulan. Jadi kalau tahun ini aktif, kemungkinan berakhir sekitar Maret sampai Mei 2027. Harapan kita, pada 2027 Indonesia tidak lagi mengalami musim kemarau yang berbarengan dengan El Nino,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.