Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pabrik Kertas di Washington Meledak, 11 Orang Tewas

Awaludin , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2026 |16:02 WIB
Pabrik Kertas di Washington Meledak, 11 Orang Tewas
Pabrik kertas di Washington meledak (foto: dok bnonews)
A
A
A

WASHINGTON - Sebelas orang tewas setelah sebuah tangki bahan kimia meledak di pabrik pengemasan kertas Nippon Dynawave Packaging di Longview, wilayah barat daya Washington, Amerika Serikat. Ledakan itu juga menyebabkan material terkontaminasi mengalir ke Sungai Columbia.

Insiden terjadi pada Selasa 27 Mei 2026 sekitar pukul 07.15 pagi waktu setempat di fasilitas yang berada di Industrial Way, Longview, sekitar 45 mil di utara Portland, Oregon.

Petugas pemadam kebakaran menyatakan jumlah korban meninggal yang telah terkonfirmasi bertambah menjadi dua orang, setelah seorang pekerja yang sempat dilarikan ke rumah sakit meninggal akibat luka-lukanya. Sementara itu, sembilan pekerja lainnya masih belum ditemukan di lokasi kejadian.

Otoritas setempat menyebut operasi kini telah beralih dari tahap penyelamatan menjadi operasi pencarian dan pemulihan korban.

"Kami telah menyatakan insiden ini sebagai transisi dari penyelamatan ke pemulihan mulai pagi ini," kata Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Cowlitz 2, Scott Goldstein, dilansir dari bnonews, Kamis (28/5/2026).

Goldstein menjelaskan, ledakan terjadi saat pergantian shift di area yang mencakup kantor administrasi, ruang istirahat, serta ruang operasional. Akibat ledakan tersebut, kendaraan, bangunan, hingga peralatan mekanik mengalami kerusakan parah dan sebagian runtuh.

"Ini adalah ledakan besar. Kami telah menggunakan kata ledakan, implosi, hingga kegagalan struktur. Memang terjadi keretakan dan ledakan besar," ujar Goldstein.

 

Pada Rabu, tim penyelamat mulai kembali bekerja di lokasi setelah operasi drone dan penilaian struktur mengurangi kekhawatiran terhadap kondisi tangki yang rusak.

Sebelumnya diperkirakan masih terdapat sekitar 90 ribu galon bahan di dalam tangki, namun hasil pengamatan lanjutan menunjukkan jumlahnya kemungkinan hanya sekitar 25 ribu galon.

Tangki tersebut berisi cairan putih berupa campuran kimia sangat basa yang digunakan dalam proses pembuatan kertas. Goldstein mengatakan sekitar 550 ribu galon material keluar dari tangki setelah kebocoran terjadi.

Pemantauan lingkungan kini dilakukan oleh pejabat lokal, Departemen Ekologi Negara Bagian Washington, dan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA). Pengujian mengonfirmasi material terkontaminasi telah masuk ke Sungai Columbia pada Selasa.

Evaluasi lanjutan masih dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak pencemaran terhadap lingkungan.

Direktur layanan dukungan Nippon Dynawave Packaging, Brian Wood, mengatakan sistem pemantauan perusahaan mendeteksi dua lonjakan material dengan kadar pH tinggi mengalir menuju Sungai Columbia, masing-masing saat kejadian awal dan beberapa jam setelahnya.

 

Menurut Wood, sebagian material juga mengalir melalui saluran pembuangan air hujan menuju parit di sekitar pabrik. Otoritas kini bekerja sama dengan distrik tanggul, pejabat ekologi negara bagian, dan EPA untuk menangani pencemaran, termasuk kemungkinan menetralisasi material tersebut.

Sementara itu, Gubernur Washington, Bob Ferguson, mengatakan petugas menemukan sekitar selusin ikan mas mati di area tanggul. Sementara itu, pompa distrik tanggul dimatikan sekitar pukul 08.00 pagi atas permintaan petugas di lapangan guna mencegah penyebaran material lebih luas.

Meski demikian, pejabat memastikan belum ditemukan dampak negatif terhadap kualitas udara maupun sistem air minum di Longview. Warga tetap diminta menghindari jalan raya, tanggul, dan saluran air di sekitar fasilitas.

Kepala batalyon Longview, Matt Amos, mengatakan proses pemulihan akan dilakukan secara perlahan dan hati-hati.

“Prioritas utama adalah memastikan keselamatan petugas tanggap darurat sekaligus memperlakukan setiap korban dengan penuh martabat, perhatian, dan rasa hormat,” kata Amos.

Ia menambahkan seluruh korban yang ditemukan akan melalui proses dekontaminasi sebelum dibawa ke kantor koroner Cowlitz County untuk identifikasi dan pemberitahuan kepada keluarga.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran yang sempat terluka saat respons awal dilaporkan telah dipulangkan dari rumah sakit dan dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Kami bersiap menghadapi kemungkinan ini sebagai tragedi industri paling mematikan dalam sejarah modern Washington,” ujar Gubernur Ferguson.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement