Dalam kondisi panik dan syok, sang nenek kemudian mengambil pisau yang sedang digenggam G. Pisau tersebut sempat dicuci oleh nenek korban.
"Nenek korban sempat kaget dan syok. Dengan refleks, dia mengambil pisau yang ada di tangan salah satu korban, yakni G, lalu sempat mencuci pisau tersebut," ujarnya.
Polisi sempat mencurigai nenek korban sebagai pelaku karena tindakannya mencuci pisau. Namun setelah dilakukan pendalaman, polisi memastikan sang nenek bukan pelaku pembunuhan.
"Awalnya kami curiga karena pisaunya langsung dicuci. Namun ternyata itu hanya respons spontan dari sang nenek saat melihat pisau ada di tangan anaknya sendiri, yakni G," ucapnya.
"Setelah kami interogasi dan lakukan pendalaman, untuk sementara dalam penyelidikan ini pelakunya bukan nenek korban," sambungnya.
Polisi kini mengarah kepada G sebagai terduga pelaku meninggalnya A. Sebab, G diketahui mengalami gangguan jiwa dan rutin mengonsumsi obat.
"Kami cek memang ada konsumsi obat rutin dari korban G. Namun, sudah dua hari terakhir dia tidak mengonsumsi obat tersebut," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.