JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad langsung merespons aksi yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR Jakarta pada Jumat, 19 Juni 2026. Dasco dan pimpinan DPR lain menerima, mendengar, hingga merespons langsung tuntutan para mahasiswa yang demo kemarin.
Ruang dialog yang dibuka Dasco serta pimpinan DPR dengan para mahasiswa menuai apresiasi, salah satunya dari Ketua Umum KBPP Polri Periode 2026–2031, AH Bimo Suryono. Menurut Bimo, langkah Dasco merespons dan berdialog dengan perwakilan mahasiswa sangat penting dalam menjaga stabilitas nasional.
"Langkah yang dilakukan Bapak Dr. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H. menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan mengedepankan kepentingan bangsa. Komunikasi yang dibangun dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian dari ikhtiar menjaga stabilitas nasional," kata Bimo melalui keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).
Bimo menilai, Indonesia saat ini butuh pemimpin yang mampu membangun komunikasi, koordinasi, dan memberikan solusi di tengah dinamika ekonomi global serta meningkatnya berbagai aspirasi masyarakat dalam menjaga stabilitas nasional.
Sebab, kata dia, konsolidasi yang dilakukan bersama pemerintah terhadap berbagai isu strategis, termasuk sektor pertambangan, kebijakan fiskal, dan penguatan sektor keuangan nasional, merupakan langkah yang tepat untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memberikan kepastian hukum dan kepastian usaha.
Menurut Bimo, koordinasi tersebut juga melibatkan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), lembaga jasa keuangan, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai bagian dari upaya memperkuat fundamental ekonomi nasional.
Sinergi antarlembaga tersebut, kata Bimo, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, memperkuat kepercayaan pasar, menjaga likuiditas, serta memastikan pembiayaan kepada dunia usaha dan masyarakat tetap berjalan secara optimal.
"Sinergi antara DPR RI, pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, lembaga jasa keuangan, perbankan nasional termasuk Himbara, serta Polri merupakan modal besar bangsa Indonesia dalam menjaga stabilitas nasional. Ketika seluruh institusi bergerak dalam satu visi, kepercayaan publik akan meningkat, dunia usaha semakin optimistis, dan pembangunan nasional akan berjalan lebih kuat menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya.
Selain itu, Bimo mengapresiasi sinergi yang terus dibangun antara DPR RI, pemerintah, dan juga Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi, meningkatnya investasi, serta keberhasilan berbagai program strategis nasional.
"Demokrasi akan semakin berkualitas apabila seluruh pihak mengedepankan komunikasi, bukan konfrontasi. Aspirasi harus didengar, tetapi stabilitas bangsa juga harus tetap dijaga sebagai kepentingan bersama," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.